• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU. HUT KE 96
  • Dirgahayu NKRI 73 Tahun. Merdeka...
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Mengunjungi TTU

Gunernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat yang baru dilantik di Istana Negara RI oleh presiden Joko Widodo pada Rabu (5/9/2018) langsung mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara pada Sabtu (8/9/2018). Kunjungan tersebut  untuk melakukan penanaman secara simbolis jagung varietas Bisi 2. Kegiatan tersebut sebagai salah satu langkah mendukung program unggulan pasangan Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dan Wakil Bupati Aloysius Kobes S.Sos mengenai Program Padat Karya Pangan (PKP) dan Desa Mandiri Cinta Petani periode 2016-2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTT, seperti Kadis Pertanian, Ir. Yohanes Tay Ruba, M.M, Kadis Peternakan, Ir. Dani Suhadi, Kadis Ketahanan Pangan NTT, dr. Yovita Mitak, MPH, Kasat Pol PP, John Hawula, S.H dan Karo Humas, Drs. Semuel Pakereng, M.Si. Kegiatan penanaman secara simbolis dilakukan pertama di lokasi Oemanu, Desa Nifuboke di atas luas lahan sekitar 58 hektare. Selanjutnya rombongan bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat melakukan penanaman lanjut secara simbolis di Desa Bijeli untuk melakukan penanaman jagung di atas lahan yang akan ditanam oleh masyarakat seluas 10 hektar.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilus Laiskodat kepada wartawan, menjelaskan, program Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandes merupakan suatu inovasi yang luar biasa. Pasalnya, di lokasi penanaman jagung tersebut sebelumnya adalah lahan sawah tadah hujan dan irigasi. Namun karena kurang air maka diubah jadi lahan jagung penggunaan teknologi pertanian sistem tetes.

Lebih lanjut, Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengapresiasi inovasi baru Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes yang mencanangkan program perluasan lahan tanam jagung tanpa menggunakan dana APBD kabupaten TTU. Viktor berharap, program tersebut tidak bersifat sementara tetapi berlangsung terus karena dirinya berjanji akan datang lagi untuk mengecek lagi tanaman jagung itu. Viktor Laiskodat juga mengharapkan, gerakan tanam jagung tersebut merupakan suatu inovasi bukan hanya bagi kabupaten TTU namun merupakan gerakan pangan bagi seluruh kabupaten/kota di NTT untuk mencapai kedaulatan pangan.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt saat itu menyampaikan rasa bahagia dan sebuah kehormatan lantaran TTU menjadi daerah pertama yang dikunjungi Gubernur Viktor Laiskodat setelah dilantik oleh Presiden RI di Istana Negara Jakarta. Selain itu sebagai motivasi untuk memanfaatkan dan memaksimalkan semua lahan yang ada untuk meningkatkan produksi pertanian.

Bupati Fernandes mengaku kegiatan perluasan lahan pertanian itu tidak dibiayai oleh APBD Kabupaten. Masyarakat hanya pinjam traktor dari dinas pertanian untuk balik tanah. Upaya perluasan lahan pertanian pada musim kering itu merupakan upaya pemanfaatan lahan sawah tadah hujan dengan menanam tanaman holtikultura seperti jagung dan pepaya.

Lebih lanjut Bupati Ray mengatakan, upaya itu menjadi bagian nyata dalam mendukung Program Padat Karya Pangan (PKP) yang menjadi Program unggulan Dinas Pertanian Kabupaten TTU, selain program Desa Mandiri Cinta Petani (Sari Tani) periode 2016-2021.

(apson benu)

Hits: 577