• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU. SELAMAT HUT KE-96
  • SELAMAT HUT RI KE-74. DIRGAHAYU NKRI. MERDEKA!
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara

Dialog Gubernur NTT Dengan Masyarakat Perbatasan

Dialog tersebut berlangsung di desa Haumeni Ana Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin, 18 November 2019. Kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur ini merupakan lanjutan dari pertemuan serupa dengan warga perbatasan di wilayah Kabupaten Kupang pada 26 Oktober 2019.

Dalam Dialog tersebut, Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes, S.Pt memberikan sambutannya dengan menyampaikan data statistik wilayah-wilayah kecamatan dan desa di Kabupaten TTU yang termasuk dalam kawasan perbatasan berdasarkan peraturan presiden RI nomor 179 Tahun 2014 tentang rencana tata ruang kawasan perbatasan dengan RDTL yang meliputi 38 desa di 10 Kecamatan.

Selanjutnya, Bupati Fernandes atas nama masyarakat TTU berharap sekaligus mendukung kebijakan yang akan ditempuh pemerintah provinsi melalui Gubernur Laiskodat dalam penyelesaian masalah disepanjang garis perbatasan di wilayah TTU. Berkenaan dengan hal tersebut Fernandes juga mengharapkan dukungan Gubernur untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan, rumah layak huni, air bersih dan infrastruktur jalan, terutama yang termasuk dalam  jalan Trans Nasional di sepanjang garis perbatasan di Timor Tengah Utara.

Menurut Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat pulau Timor adalah pulau yang spesial dan istimewah, sehingga apabila dikelola secara baik maka pulau ini akan menjadi pulau yang termaju diseluruh dunia. Oleh karena itu lanjut Laiskodat seluruh masyarakat di Pulau Timor harus fokus dalam bekerja. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Laiskodat dalam sambutannya pada Dialog tersebut. 

Sebelum memasuki sesi dialog, Gubernur Laiskodat juga berkenan menyerahkan secara simbolis bantuan bagi masyarakat di perbatasan, salah satunya berupa Bantuan Sosial program PKH tahun 2020 dari Gubernur NTT kepada Bupati TTU senilai 72.290.200.000 rupiah.

Hadir dalam kegiatan dialog tersebut, Danrem 161 Wirasakti, Wakapolda NTT, Kabinda NTT, Bupati TTU, Wakil Bupati TTS, Ketua DPRD TTU, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Direktur Bank NTT, General Manager PLN NTT, Sekretaris Daerah Kabupaten TTU, Belu dan Malaka, anggota Forkopimda TTU, para asisten, para staf ahli, para pimpinan OPD Pemkab TTU, para camat dan jajarannya, para kepala desa dan BPD undangan lainnya serta warga masyarakat desa di kawasan perbatasan. (Fyan)

Hits: 292