• PLBN Wini
  • Bukit Tuamese
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • SELAMAT HUT RI KE-74. DIRGAHAYU NKRI. MERDEKA!
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU. SELAMAT HUT KE-96

PENANDATANGANAN NASKAH PERJANJIAN HIBAH DAERAH TAHUN ANGGARAN 2020

Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes, S.Pt bersama Dandim 1618 TTU Letkol Arm. Roni Junaidi dan Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun Anggaran 2020 untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten TTU Tahun 2020. Penandatanganan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Timor Tengah Utara, Senin 10 Februari 2020.  Dihadiri oleh para pejabat teras Kodim 1618 TTU dan Polres TTU, para pimpinan OPD serta Anggota DPR RI Ny. Kristina Muki. Kegiatan tersebut berlangsung dengan singkat dan lancar.

Bupati Raymundus kepada para awak media usai penandatanganan tersebut menjelaskan bahwa dana hibah dimaksud akan diserahkan kepada Kodim 1618 TTU dan Polres TTU serta jajarannya untuk menjaga situasi kamtibmas selama proses tahapan pelaksanaan pilkada berlangsung. Jumlah dana yang hibahkan oleh Pemkab. TTU kata Fernandes didasarkan pada usulan yang disampaikan oleh Dandim dan Kapolres setelah dibahas dan dirasionalisaikan oleh pemda dan telah diakomodir dalam APBD 2020.

Terkait dengan situasi kamtibmas di TTU jelang pilkada, Fernandes menjelaskan bahwa proses pergantian pimpinan adalah hal yang biasa dan  proses tersebut merupakan siklus rutin lima tahunan. Ia berharap  pilkada 2020 dapat berlangsung dengan aman. Oleh karena itu Fernandes mengajak seluruh masyarakat TTU agar dalam menentukan pilihannya, dapat menggunakan hati nurani dan bukan dengan fisik, sehingga dengan demikian suasana keamanan dapat dijaga dan persaudaraan tetap terpelihara, sehingga siapapun yang nanti terpilih pada tanggal 23 september mendatang adalah pemimpin masyarakat TTU.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas menjelaskan bahwa Kabupaten TTU disebut sebagai salah satu daerah rawan konflik karena terkait dengan persoalan terbakarnya kantor KPUD TTU pada tahun 2015. Peristiwa tersebut lanjut Diaz, menjadikan TTU memiliki image sebagai daerah rawan konflik oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi ancaman yang ada, polres TTU telah bergandengan tangan dengan Kodim 1618 TTU untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah ini selama proses tersebut berlangsung. 

Sementara itu, Dandim 1618 TTU Letkol Arm. Roni Junaidi menjelaskan bahwa situasi kamtibmas di TTU sebenarnya cukup kondusif.  Oleh karena itu Dandim Roni mengajak segenap masyarakat TTU untuk bisa mengubah ancaman tersebut dengan menciptakan iklim yang lebih kondusif dan aman, karena menurutnya kemananan sebuah wilayah sangat bergantung pada kesadaran masyarakatnya sendiri dan bukan dari luar. Pilkada 2020 merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa masyarakat TTU adalah masyarakat yang memiliki kesadaran politik yang tinggi. Untuk itu Letkol Roni menegaskan kembali apa yang disampaikan oleh Bupati Fernandes untuk memilih dengan hati, dan bukan dengan fisik. Dandim Roni juga mengajak seluruh masyarakat TTU, bersama TNI/Polri menjaga situasi yang kondusif sehingga proses dan tahapan pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan aman.

(Fyan)

Hits: 269