• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU. HUT KE 96
  • Dirgahayu NKRI 73 Tahun. Merdeka...
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara

Bupati TTU menghadiri pengukuhan Desa Persiapan Aijaoka

Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, berkenan menghadiri acara Pengukuhan Desa Persiapan Aijaoka Kecamatan Bikomi Tengah oleh Camat Bikomi Tengah Dra. Yosefina A.M.Leke, yang dilaksanakan di Kantor Desa Oenino.

Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut Bupati TTU mengatakan, Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten TTU Nomor 2 Tahun 2008, tertuang syarat- syarat pemekaran desa, yakni, sebuah desa yang akan dimekarkan menjadi desa baru, harus memiliki minimal 75 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa, 700 jiwa, memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai serta memiliki luas wilayah yang cukup.

Dikatakan, jika dicermati, Desa Persiapan Aijaoka belum memenuhi persayaratan dimaksud, oleh karena disamping persayaratan lainnya yang telah dipenuhi, jumlah Kepala Keluarga di desa ini baru 46 Kepala Keluarga atau 61% dari jumlah Kepala Keluarga yang seharusnya.

Untuk itu menurut Bupati TTU perlu ada kerjasama yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, Desa Induk dengan masyarakat desa khususnya mendorong Kepala Keluarga Baru yang masih tinggal bersama orang tua, untuk dapat tinggal di wilayah Desa Persiapan Aijaoka, sekaligus membentuk panitia agar dapat mengangkat kepala Desa Persiapa yang didukung dengan personil lainnya bersadarkan struktur oeganisasi yang ada di desa, menyusun administrasi desa, termasuk sarana dan prasarana desa dan pembentukan BPD.

Dengan demikian, ketika Pemerintah Kabupaten TTU mengusulkan untuk pembentukan desa definitive ke tingkat atas, tidak mendapat hambatan oleh karena semua persayartan yang diamanatkan telah dipenuhi.

Sementara itu berkaitan dengan Program Padat Karya Pangan atau PKP yang merupakan program kepemimpinannya  dan Wakil Bupati TTU, Aloysius Kobes, S.Sos, Bupati Raymundus Fernandes mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahetraan masyarakat melalui usaha pertanian, dengan memanfaatkan lahan yang telah ada bahkan lahan tidur untuk peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Dengan jalan setiap tahun minimal masyarakat menggarap 25 are lahan pertanian, sehingga pada akhir kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, masyarakat telah memiliki kurang lebih 125 are lahan pertanian dengan berbagai tanaman pertanian didalamnya. Sebagai kompensasi, Pemerintah Kabupaten TTU melalui APBD selama 5 (lima ) tahun menganggarkan biaya untuk membayar beras Raskin yang disediakan oleh Pemerintah Pusat dan memberikan secara gratis bagi masyarakat dengan mengganti namanya menjadi beras Padat Karya Pangan.

Untuk itu, Bupati Ray melanjutkan, bagi masyarakat yang tidak melaksanakan kewajibannya untuk mempersiapkan lahan pertanian dengan baik, perlu dipertimbangkan untuk tidak mendapatkan beras PKP. Karena sebenarnya beras PKP bukan menjadi tujuan utama melainkan sebagai alat yang digunakan untuk memotivasi masyarakat agar lebih giat lagi bekerja,  dan hasilnya bukan untuk orang lain melainkan untuk pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidupnya bersama keluarga.

Pada kesempatan yang sama Bupati Ray, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi petani yang berhasil di desa tersebut dengan memfokuskan usahanya pada usaha menanam sayur mayur, berupa kacang panjang dan buncis, yang dalam satu bulan melakukan delapan kali panen, dan satu kali panen ia mendapat keuntungan bersih Rp.500.000,- sehingga 1 bulan keuntungan bersih mencapai  Rp. 4.000.000,- “ Kehadiran PKP membuktikan bahwa petani itu kaya” tandas Ray.

Diakhir sambutannya Bupati TTU mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU agar tetap menjaga suasana keamanan dan ketertiban saat ini dan seterusnya, teristimewa pada Pemilu Legislatif tanggal, 9 April 2014 mendatang, dan masyarakat juga diminta menggunakan hak suaranya secara baik dan benar tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten TTU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kepala Desa Oenino, masyarakat dan undangan lainnya.

[Bagian Humas & Protokol Setda TTU]

Hits: 2836

Traffic

  • IP: 54.162.133.222
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown