• DIRGAHAYU HUT KOTA KEFAMENANU KE-95
  • Met Ultah 95 Tahun Kota Kefamenanu
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara

TATAP MUKA BUPATI DAN TKD SMA / SMK

Bertempat Di Aula Rapat Kantor Bupati TTU, Jumat 4 November 2016, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S. Pt didampingi Plt. Kabang BKD Bapak Drs. Dionisius Kolo dan Plt. Kadis PPO Bertemu dengan 70 Orang Tenaga Kontrak Daerah yang mengabdi Pada SMA/SMK Se-Kabupaten TTU, Yang Sesuai amanat UU NO 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Kewenangan pengelolaan SMA/SMK diatur oleh Provinsi. Terhadap kegalauan Hati Bapak / Ibu Guru Tenaga Kontrak yang mengabdi pada SMA / SMK se-Kabupaten TTU Yang mempertanyakan upah dan nasib mereka, Bupati Raymundus Menjelaskan Bahwa "Sebagai pemimpin didaerah ini saya juga merasakan seperti yang saudara / saudari rasakan namun perlu saya jelaskan bahwa dengan lahirnya UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan pengelolaan SMA/SMK diatur oleh Provinsi bukan lagi oleh Kabupaten, semua proses terkait penyerahan SMA/ SMK ke Provinsi telah berproses dari tahun 2015 dan secara Resmi telah diserahkan pada tanggal 3 Oktober 2016 di kupang. Dengan demikian tanggungjawab SMA/SMK resmi menjadi kewenangan Provinsi termasuk juga personilnya dalam hal ini termasuk saudara - saudari Guru Tenaga Kontrak Daerah," jelasnya.

Terkait upah bagi guru tenaga kontrak yang selama ini dipertanyakan baik secara langsung ke Instasi terkait dan media sosial, Bupati memerintahkan Plt . Kepala Dinas PPO dan Plt. Kepala BKD untuk dikonsultasikan ke Provinsi pada hari Senin, 7 November 2016 di Kupang, guna mendapatkan petunjuk tertulis dan regulasi terbaru terhadap guru tenaga Kontrak Daerah yang selama ini mengabdi di Kabupaten dengan kejelasan nasib mereka di tahun mendatang dan mekanisme pembayaran gaji mereka selama 9 bulan yakni Januari - September 2016 agar dikemudian hari tidak berdampak hukum. "Kamis 10 November 2016 atau Jumat 11 November 2016 kita bertemu kembali untuk menuntaskan masalah ini," tambahnya.

Diakhir pertemuan tersebut Bupati Fernandes mengharapkan agar para Guru selalu mengedepankan etika layaknya seorang Guru yang dihargai murid -muridnya untuk menanyakan hal yang belum jelas secara bijaksana kepada atasannya secara berjenjang bukan kepada media sosial bila menemui hambatan atau masalah.

Sumber : Humas Protokol Kabupaten TTU

Hits: 670

Traffic

  • IP: 54.221.136.62
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown