Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pengawas SD, Kepala Sekolah dan Penilik PNFI Pemkab. TTU

Pendidikan merupakan sistem rekayasa sosial terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, harkat dan martabat suatu bangsa. Pemerintah Kabupaten TTU telah menempatkan pendidikan sebagai salah satu program prioritas dalam rencana pembangunan Daerah Kabupaten TTU periode 2011-2015 dengan fokus utama yakni meningkatkan layanan pendidikan melaui upaya peningkatan kualitas, kuantitas dan pemerataan sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan serta partisipasi masyarakat. Demikian sambutan Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes, S.Sos pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pengawas SD, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan Penilik PNFI Lingkup Pemerintah Kabupaten  TTU.

Hadir pada acara pentikan tersebut Wakil Ketua DPRD Sementara Kab. TTU, Pejabat yang mewakili Dandim 1618 TTU, Pejabat yang mewakili Kantor Pengadilan Agama TTU, Sekretaris Daerah Kab. TTU, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Romo dan Pendeta, Pimipinan Dinas, Badan, Kantor dan Bagian Se-Kab. TTU, Camat dan para Saksi. Acara Pelantikan ini berlangsung di Gedung Dharma Wanita Kefamenanu pada Sabtu, 30 Agustus 2014.

Wakil Bupati Kobes usai melantik ke-81 Pengawas SD, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan Penilik PNFI Lingkup Pemerintah Kabupaten  TTU pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten TTU kepada Bapak dan Ibu yang baru dilantik dan menerima tugas baru untuk mengambil bagian secara nyata dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat TTU. Berkat adanya dedikasi, komitmen dan upaya yang sungguh-sungguh dari  berbagai kalangan beberapa tahun terakir ini khususnya dari para guru, tenaga pendidik dan kependidikan, beberapa indikator  telah mulai menunjukan hasil yang signifikan seperti meningkatnya angka kelulusan sekolah pada semua jenjang dan meningkatnya ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia sekolah.

Beberapa persoalan dalam bidang pendidikan yang harus mendapat perhatian saat ini antara lain pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, distribusi guru, jumlah dan rasio guru yang sudah berijasah S1 atau D4 serta masih tingginya angka putus sekolah pada semua jenjang pendidikan. Terkait dengan ketersediaan guru, bukan hanya di TTU tetapi secara Nasional kebijakan pengangkatan guru jumlahnya sedikit, sementara mutasi, yang mati, yang pindah keluar, yang pensiun dan yang karena alasan tertentu dipecat jauh lebih banyak. Di akhir sambutannya Wakil Bupati mengucapkan Proficiat, selamat berbahagia, Wakil Bupati berharap agar semua pihak bahu membahu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten TTU.

Hits: 6102