• SELAMAT IDUL FITRI 1442H
  • Bukit Tuamese
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • PLBN Wini

KacangTanah Mampu Memberikan Kontribusi Bagi Pendapatan Masyarakat

Penanaman kacang tanah di lahan kering mampu memberikan kontribusi pendapatan petani secara signifikan karena permintaan pasar mengalami peningkatan baik dari dalam dan luar negeri. Demikian sambutan  Bupati TTU, Drs. Juandi David  pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan unit pengolahan kacang tanah  Kelompok Tani Kol Abton Desa Fafinesu A Kecamatan Insana Fafinensu, Rabu, 28 April 2021.

Bupati TTU, Drs. Juandi David pada kesempan itu mengatakan, peluang agribisnis kacang tanah  amat cerah dan berpotensi ekspor. Untuk itu kita perlu berbangga bahwa kacang tanah jenis lurik yang dibudidayakan di Kecamatan Insana Fafinesu memenuhi syarat ekspor mancanegara.  Perlu diketahui bahwa kacang tanah dari Kabupaten TTU telah berhasil menebus pasar Internasional karena kulitas kacangnya sehingga dimintati beberapa negara Eropa.

Lebih jauh Bupati TTU Juandi David mengatakan, harga kacang tanah di pasaran lokal lebih tinggi dibandingkan dengan harga komoditi palawija lainnya. Misalnya jagung pipilan berada di kisaran Rp 3.000 sampai dengan Rp 4.000/kg. Sedangkan kacang tanah kulit menembus harga Rp 60.000 hingga Rp 80.000/kg. Perbandingan harga yang signifikan ini tentunya memberikan gambaran yang nyata kepada kita bahwa komoditi kacang tanah menjadi hasil produksi andalan di sektor pertanian.

Bupati Juandi juga memberi apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pertanian dan seluruh mitra kerjanya yang telah mewujudnyatakan kepedulian terhadap petani di Kabupaten TTU dengan adanya pembangunan Unit Pengolaan Kacang Tanah di Desa Fafinesu.  Untuk itu Bupati Juandi  mengharapkan agar dengan kehadiran unit pengolahan ini, kelak setelah selesai pekerjaaannya dapat berfungsi semaksimal mungkin, menampung dan mengolah seluruh kacang tanah yang dihasilkan oleh para petani di Kabupaten TTU. Kepada Petani diminta agar kacang tanah hasil panen tidak dijual kepada tengkulak dengan harga yang miring tetapi bisa dijual ke tempat  pengolahan kacang tanah yang telah di bangun.

Peliput : Lius Laklo 

Editor : Kristo Ukat

Hits: 53

Traffic

  • IP: 18.204.227.34
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown