• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU
  • DIRGAHAYU RI 76
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Bukit Tuamese
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • PLBN Wini

Rembuk Stunting Wujudkan Generasi Timor Tengah Utara Bebas Stunting

Dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Timor Tengah Utara, bertempat di Hotel Viktory  2 Kefamenanu dilaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2021,  Jumat 24 Juni 2021. Acara rembuk dibuka secara resmi oleh Bupati Timor Tengah Utara Drs. Juandi David  didampingi Asisten Tata Praja Setda TTU Drs. Yosep Kuabib,  Rektor Universitas Timor Dr. Stefanus Sio, SP, MP dan  pejabat yang mewakili Kepala Bapelitbang Provinsi NTT, Kepala BPJS, para tokoh agama, pimpinan OPD terkait, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten TTU, para Camat dan para Kepala Desa / Lurah.

Bupati Timor Tengah Utara  dalam sambutan pembukaan  menyampaikan kegiatan rembuk stunting diharapkan menjadi suatu langkah penting yang harus dilaksanakan pemerintah daerah  untuk memastikan pelaksanaan berbagai kegiatan intervensi diarahkan kepada pencegahan dan penurunan stunting. Kabupaten Timor Tengah Utara dengan kondisi awal data prevalensi stunting sebesar 51,8% pada tahun 2018 dimana angka ini merupakan yang tertinggi di provinsi NTT.  Dengan usaha keras berbagai pihak melalui  8  Aksi konvergensi, perlahan namun  pasti  angka prevalensi berangsur-angsur menurun hingga mencapai  angka 26,1%  pada  Bulan  Februari 2021.

Bupati Juandi  mengharapkan  ke depan dengan peran dari seluruh elemen,  baik Pemerintah Daerah, DPRD, LSM, Universitas Timor, tokoh agama dan tokoh masyarakat angka ini dapat terus ditekan hingga dibawah target 14% sesuai arahan Presiden Jok Widodo  pada Bulan Desember 2020 yang lalu. Lanjut  Bupati  TTU, penanganan stunting tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan tetapi menjadi tugas kita semua baik dari segi penyediaan pangan yang bergizi, kualitas sanitasi, lingkungan bersih dan beberapa hal lain yang menunjang atau mendukung intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Penanganan stunting tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, untuk itu perlu dilakukan komitmen bersama agar penanganan dilakukan terus menerus dan berkesinambungan.

Di akhir kegiatan dilakukan penandatanganan  komitmen  bersama rembuk  stunting tingkat Kabupaten Timor Tengah Utara oleh Bupati TTU, para pimpinan OPD terkait, para Camat, para Kepala puskesmas, pimpinan LSM, Rektor Universitas Timor, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan para Kepala Desa.

(Ratna, editor : Kristo Ukat)

Hits: 239

Traffic

  • IP: 3.236.212.116
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown