• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU
  • DIRGAHAYU RI 76
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Bukit Tuamese
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • PLBN Wini

Waket Dekranasda NTT ; Tenun Ikat TTU Potensinya Sangat Luar Biasa

Festifal tenun ikat yang diselenggarakan dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur di halaman rumah jabatan Bupati TTU menuai pujian dari wakil ketua Dekranasda Propinsi NTT, Ny. Maria Fransiska Nae Soi-Djogo. "Sebagai pembina UKM saya melihat UKM baik tenun, kuliner dan kerajinan di TTU potensinya sangat luar biasa," katanya saat menghadiri festival tenun ikat dan pemilihan putra-putri TTU di Rumah jabatan (rujab) Bupati TTU, Jumat (25/6/2021). Ia mengatakan akan menyampaikan potensi UKM luar biasa yang dimiliki Kabupaten TTU ke ketua Dekranasda Propinsi NTT untuk pendampingan selanjutnya guna menghasilkan tenun yang berkualitas dan memperoleh pasaran yang lebih luas.

Lebih jauh, Maria mengatakan kedatangannya ke Kabupaten TTU untuk memilih putra-putri TTU yang memiliki minat dan bakat yang cerdas untuk disaring dan dijadikan wakil TTU dalam ajang pemilihan putra putri NTT. "Putra-putri TTU yang berkualitas akan ikut berkompetisi di tingkat Propinsi, nasional bahkan internasional jika benar-benar berkualitas,"ujarnya.

Sementara ketua Dekranasda Kabupaten TTU, Ny. Elfira B. Juandi-Ogom mengatakan kegiatan festival tenun ikat dan pemilihan putra-putri TTU digelar sebagai motivasi kepada kelompok tenun dan remaja putri untuk mencintai budaya TTU khususnya tenun. "Untuk putra-putri yang terpilih akan kita kasih hadiah dan mahkota sebagai motivasi bagi remaja putri untuk mencintai budaya TTU," tandasnya.

Untuk festival tenun ikat, Elvira mengatakan dilaksanakan sebagai upaya mengaktifkan kembali kelompok-kelompok tenun yang ada. "Kita akan upayakan pendampingan bagi kelompok-kelompok tenun yang telah ada agar dapat meningkatkan kualitas dan mutu tenunan TTU sehingga tidak kalah bersaing dengan Kabupaten dan Propinsi lain," jelasnya.

Penyajian pangan lokal yang ada dimaksudkan agar membangkitkan kecintaan masyarakat akan pangan lokal yang bisa disajikan pada moment-moment kegiatan baik di tingkat Kecamatan maupun kabupaten," timpalnya menjawab pertanyaan wartawan mengenai pegelaran pangan lokal dalam kegiatan tersebut. Elvira pada kesempatan tersebut berpesan kepada kelompok-kelompok tenun memanfaatkan seefektif mungkin waktu yang ada untuk menenun. "Pesan kami, para anggota menjadikan tenun sebagai pekerjaan pokok bukan sampingan untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi dalam rumah tangga mereka," pungkasnya.

(Lius Salu).

Hits: 234

Traffic

  • IP: 3.236.212.116
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown