• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU
  • DIRGAHAYU RI 76
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Bukit Tuamese
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • PLBN Wini

Lomba dan Kontes Sapi Merupakan Motivasi Bagi Masyarakat

Kegiatan Kontes Sapi dan Lomba Hijauan Pakan Ternak merupakan salah satu upaya pemerintah untuk merangsang dan memotivasi masyarakat untuk beternak sapi. Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara terus mengupayakan dan mendorong masyarakat agar memiliki banyak sapi karena sangat bermanfaat bagi masyarakat terutma untuk  meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati TTU, Drs. Juandi David pada acara Kontes Ternak Sapi dan Lomba Hijauan Pakan Ternak di Desa Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu, Senin 9 Agustus 2021.

Bupati TTU, Drs. Juandi David mengatakan, penyelenggaraan Kontes Ternak Sapi dan Lomba Hijauan Pakan Ternak untuk memperebutkan Piala Bupati yang ke-9 tahun 2021 dengan mengusung tema, “Melalui Lomba Kontes Ternak Sapi dan Perluasan Hijauan Pakan Ternak  Kita Tingkatkan Populasi dan Mutu Ternak Sapi Menuju Masyarakat TTU Mandiri dan Sejahtera”. Tema ini didasarkan pada kenyataan bahwa populasi ternak sapi kita masih kurang dan lahan pakan ternak pun tidak cukup untuk memenuhi kebuuhan pakan ternak dibandingkan dengan populasi ternak pada masa-masa yang lalu. Pada zaman dahulu kita berbangga karena TTU menjadi salah satu gudang ternak di Propinsi NTT dan bahkan di Indonesia. Saat itu mita melihat begitu banyak ternak sapi di padang-padang penggembalaan, tetapi sekarang tidak terlihat lagi dan kebanggaan sebagai salah satu gudang ternak pun tinggal kenangan.

Selanjutnya Bupati TTU mengatakan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan populasi ternak sapi di TTU antara lain Penjualan dan pemotongan sapi dewasa produktif secara besar-besaran tanpa memperhitungkan ketersediaan sapi bibit dan semakin sempitnya padang penggembalaan. Menghadapi kenyataan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten TTU mengeluarkan Kebijakan yang melarang penjualan dan pemotongan sapi dewasa produktif. Untuk itu pemerintah Daerah mendorong masyarakat agar memiliki lahan pakan ternak yang memadai sehingga dapat menyediakan pakan ternak yang cukup untuk memberikan makanan pada ternaknya.

Lebih jauh  Bupati Juandi mengatakan, saat ini tugas  dan tantangan pemerintah daerah dan masyarakat TTU adalah meningkatkan jumlah populasi ternak sapi di TTU untuk mengembalikan predikat TTU sebagai gudang ternak sapi di NTT bahkan di Indonesia.  Untuk itu Program Bupati Drs. Juandi David dan Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi akan memberikan bantuan sapi 5 ekor kepada KK yang kurang mampu.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar mempersiapkan lahan untuk hijauan pakan ternak sebab bantuan ternak sapi kepada masyarakat harus didahului dengan menyediakan lahan hijauan pakan ternak yang cukup memadai agar budidaya sapi dilaksanakan secara lebih efektif. Untuk itu diharapkan agar masyarakat semakin termotivasi untuk membudidayakan ternak sapi dengan lebih baik dan profesional.

Lius Laklo

Hits: 219

Traffic

  • IP: 54.227.97.219
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown