• DIRGAHAYU KOTA KEFAMENANU 100Th
  • DIRGAHAYU RI 77
  • Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Mohon Maaf Lahir & Batin
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Pacuan Kuda di Tanjung Bastian
  • Kantor Bupati Kabupaten TTU
  • Kapal Pesiar di Pelabuhan Wini Insana Utara
  • Bukit Tuamese
  • Kantor DPRD Kabupaten TTU
  • Pantai Wini - Insana Utara
  • PLBN Wini

Penjabat Sekda TTU Buka Rapat Koordinasi, Sinkronisasi, Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara Fransiskus Bait Fay, S.Pt, M. Si  mewakili Bupati TTU membuka sekaligus  membacakan sambutan tertulis Bupati TTU  pada rapat koordinasi, sinkronisasi, monitoring dan evaluasi kebijakan pengelolaan BLUD bertempat di ruang rapat lantai 2 Kantor Bupati TTU, Rabu (9/2/2022).

Hadir mendampingi Pj. Sekda TTU pada acara tersebut adalah  Kepala Bagian Ekonomi Setda TTU Primus Timo, S. Pi  dan   Kepala Bagian  BUMD dan BLUD  Provinsi NTT   Patricia A. D. Wea,SE. 

Selain itu hadir juga Kepala Bapelitbangda  Kabupaten  TTU Salvatore  G. A.M. Lake,SE, perwakilan dari  RSUD Kefamenanu dan dari Dinas Kesehatan  TTU. 

Mengawali sambutannya yang dibacakan Pj. Sekda TTU, Bupati Juandi  David   mengatakan bahwa kegiatan  koordinasi, sinkronisasi, monitoring dan evaluasi  kebijakan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah tingkat Kabupaten Timor Tengah Utara diharapkan mampu  melahirkan pikiran-pikiran cerdas, kritis dan konstruktif untuk mewujudkan Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu yang MA'TAEN  (Melayani, Aktif, Terampil, Arif, Eksistensi dan Netral) sebagaimana  cita-cita budaya kerja RSUD Kefamenanu sebagai wujud BLUD.

Lanjutnya lagi bahwa kegiatan monitoring  dan evaluasi ini  bertujuan untuk mendapatkan umpan balik terhadap pelaksanaan program yang telah ditetapkan. 

Dengan harapan akan menjadikan   BLUD RSUD Kefamenanu memperoleh kemudahan dalam  manajemen keuangan maupun dalam arah kebijakan yang  berdampak positif bagi RSUD Kefamenanu dalam  meningkatkan kualitas pelayanannya di bidang kesehatan. 

Fleksibilitas  sebagai keleluasaan dalam pengelolaan keuangan dan menerapkan praktek bisnis yang sehat  tanpa mencari keuntungan dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat. 

Dari sini dapat dipahami bahwa BLUD tidak mengutamakan dan mencari  keuntungan.   

Inilah yang  membedakan dengan BUMN atau BUMD.  Namun dalam pelaksanaannya BLUD tetap mengutamakan   prinsip efisiensi dan produktivitas  praktek bisnis yang sehat.   Bisnis sehat tetap berdasarkan kaidah manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan pertanggungjawaban. Pelayanan RSUD Kefamenanu tetap menerapkan  prinsip -prinsip profesionalisme, cepat,  mudah, tidak berbelit-belit dan tidak diskriminatif.  

Pada  akhir  sambutannya, Bupati TTU menandaskan  beberapa catatan  yang perlu mendapat perhatian dari peserta rapat, antara lain : Pertama, melalui kegiatan ini  diharapkan terjadi kesepahaman lintas sektor dalam  mendorong pengembangan RSUD Kefamenanu sebagai BLUD yang profesional, akuntabel dan transparan.  Ego sektoral harus diganti dengan kolaborasi sinergitas.            Kedua, bangunlah komunikasi yang baik diantara semua lini. Karena masih banyak permasalahan yang terjadi bermula dari komunikasi yang jelek. Karena tidak penting tentang apa yang disampaikan namun yang paling penting adalah bagaimana menyampaikannya.              Ketiga, jadikan aturan sebagai landasan dalam bekerja  sehingga keputusan yang diambil tidak berdampak hukum  di kemudian hari.

Wempi Bana, editor : Kristo Ukat

Hits: 547

Traffic

  • IP: 3.238.98.39
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown